Rapat Koordinasi Awal Persiapan Lomba Apresiasi Desa 2021

Wates – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Kulon Progo bersama jajaran pemerintah Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih menggelar rapat persiapan lomba apresiasi desa tingkat nasional , di Ruang Rapat Bagian Rumah Tangga, Kantor Dinas Kominfo, Selasa (11/05/2021).

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik & Statistik (IKPS) Diskominfo Kulon Progo, Bambang Susilo, S.Si, M. Eng  menyampaikan bahwa tahun 2021 ini merupakan tahun pertama diadakannya perlombaan Apresiasi Desa dalam rangka implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Berdasarkan hasil rapat sebelumnya, Dinas Kominfo Kulon Progo beserta OPD terkait telah memilih Kalurahan Karangsari untuk maju dalam perlombaan ini. Kalurahan ini dipilih karena memiliki kesiapan baik dari segi SDM, perangkat, maupun materi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID Desa/Kalurahan).

“Untuk menindaklanjuti hal tersebut, melalui kesempatan ini kami akan menanyakan terkait persiapan PPID Desa/Kalurahan Karangsari sejauh ini, seperti apa saja yang sudah disiapkan dan apa yang masih dibutuhkan. Selain itu, kami juga akan melakukan sesi diskusi dan tanya jawab terkait indikator penilaian lomba apresiasi desa yang telah ditentukan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP)”, jelas Bambang.

Adapun indikator penilaian apresiasi desa ini terdiri dari Komitmen, Inovasi, SDM, Dokumen, Partisipasi dan Akses, dan Inovasi, “Indikator tersebut berupa daftar pertanyaan rekomendasi dan pertanyaan pendalaman lapangan yang harus didukung dengan bukti lampiran dokumen seperti file-file, dokumentasi foto, video dan sebagainya”, imbuhnya.

Perwakilan Kapanewon Pengasih, Putri Yuni. A memaparkan terkait usahanya dalam mempersiapkan perlombaan apresiasi desa, “ Saat ini kami sedang mengembangkan fasilitas-fasilitas yang dapat mendukung masyarakat untuk mendapatkan alur keterbukaan informasi secara mudah. Seperti Standar Operasional Prosedur (SOP) masyarakat dalam mendapatkan informasi dan bagaimana pemerintah melayani informasi yang diminta masyarakat”, tutur Putri.

Putri juga mengungkapkan, hingga saat ini website Kapanewon Pengasih masih jarang diakses oleh masyarakat karena banyak yang belum mengetahuinya. Oleh sebab itu, PPID Kapanewon Pengasih memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Twitter, dan facebook untuk mempromosikan website dengan selalu menyertakan akses link website di akun media sosial dan disetiap postingannya.

Selanjutnya, berdasarkan hasil diskusi dan tanya jawab terkait indikator penilaian lomba apresiasi desa melalui daftar pertanyaan rekomendasi dan pertanyaan pendalaman lapangan, Desa Karangsari telah memenuhi 37 pertanyaan dari total 38 daftar pertanyaan yang mencangkup kelima indikator penilaian apresiasi desa. Dapat disimpulkan bahwa Desa atau Kalurahan Karangsari telah memenuhi sebagian besar inidikator tersebut. Walaupun, masih ada beberapa dokumen terkait yang perlu disiapkan segera, seperti surat keputusan penetapan tim yang akan menangani pelayanan informasi publik, screenshoot dokumen yang dibutuhkan, dan dokumentasi foto atau video pendukung.

Carik Kalurahan Karangsari, Ari Wibowo, meminta bantuan dan dukungan Dinas Kominfo agar turut membantu dalam mempersiapkan perlombaan ini, “Salah satunya dalam pembuatan video, mengingat SDM kami masih kurang dalam kemampuan editing videografi. Untuk itu, kami berharap Dinas Kominfo dapat membantu kami”, tuturnya.

Sementara itu Kepala Diskominfo Kabupaten Kulon Progo, Drs. Rudiyatno, MM mengapresiasi kinerja pemerintah Desa atau Kalurahan Karangsari yang telah membuahkan hasil positif sehingga dapat mewakili Kabupaten Kulon Progo dalam ajang apresiasi desa tahun ini, “Kami juga mendukung sepenuhnya atas usaha atau program-program yang telah dilaksanakan, selain itu Diskominfo Kulon Progo juga akan berkontribusi dalam persiapan perlombaan ini”, jelas Rudi.

Rudi berpesan agar Tim PPID Kabupaten Kulon Progo maupun Desa/Kalurahan Karang sari dapat saling bersinergi untuk menyiapkan perlombaan ini dengan semaksimal mungkin. Mengingat tenggat waktu usulan desa dari setiap kabupaten, harus di kumpulkan pada bulan Mei ini.

(Syauqi/IKPS/Kominfo)