Partisipasi Diskominfo dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Live streaming

Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, pada tahun 2021, bekerjasama dengan beberapa OPD di Kabupaten Kulon Progo, dalam hal publikasi kegiatan yang terkait dengan Pemulihan Ekonomi Nasional dimasa Pandemi Covid-19, melalui Live Streaming di YouTube Kulon Progo TV.

OPD yang diajak untuk kerjasama hal tersebut, yaitu : Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas PMD Dalduk KB, serta Dinas Pertanian dan Pangan.

Menurut Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS), Bambang Susilo, S.S., M.Eng.,  pada saat Rapat Koordinasi dengan OPD tersebut beberapa waktu lalu, kegiatan ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan fungsi penggunaan peralatan Live Streaming di YouTube Kulon Progo TV, dan juga dalam upaya ikut berpartisipasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional pada masa Pandemi Covid-19 saat ini.

"Materi Siaran Kulon Progo TV nantinya diharapkan akan banyak diisi oleh kegiatan yang bersinggungan dengan Pemulihan Ekonomi Nasional, pada masa Pandemi Covid-19 sekarang ini, apalagi penggunaan peralatan Live Streaming memang lebih dominan diarahkan ke hal tersebut, sesuai dengan pemanfaatanya, akan tetapi tidak tertutup kemungkinan juga kegiatan Pemerintahan Kabupaten Kulon Progo yang lainnya," jelas Bambang.

Kali ini, Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dalam kegiatan Launching Pasar SSenja Sentolo, yang merupakan kegiatan untuk mengangkat perekonomian masyarakat di seputar kelurahan Salamrejo khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Menurut Koordinator atau Produser Tim Live Streaming Dinas Kominfo, Kabupaten Kulon Progo, Ir. Heri Budisantosa, kegiatan live streaming ini diharapkan bisa ditonton oleh khalayak yang memanfaatkan media online ini secara langsung di tempat masing-masing dengan baik.

Heri Budisantosa yang juga Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo ini, menambahkan, Crew live streaming Dinas Kominfo akan berusaha menampilkan kegiatan di lapangan dengan baik, baik dari segi kualitas video maupun audio, sehingga maksud dan tujuan dalam ikut mewujudkan pemulihan ekonomi ini bisa dinikmati dan dirasakan khalayak dengan optimal.

"Tentu hal ini akan berdampak positif terhadap perkembangan dunia usaha dilevel PKL maupun dunia usaha lainnya, karena Informasi yang disampaikan dapat dicerna dengan baik dan para pelaku usaha dan masyarakat atau konsumen dapat langsung bertransaksi jual beli di Pasar SSenja Sentolo ini, pada hari itu juga atau hari-hari berikutnya," kata Heri Budi.

launching Pasar SsenjaGambar. Launching Pasar Ssenja

Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo, sangat mendukung kegiatan Live Streaming dari Dinas Kominfo ini, karena selain sebagai media promosi juga akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian di tengah masyarakat Kabupaten Kulon Progo khususnya.

Sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan halaman pasar rakyat untuk kegiatan ekonomi produktif, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulon Progo bersama Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Salamrejo mengadakan acara Peresmian Pasar Ssenja pada Jumat (26/02/2021) di halaman depan Pasar Percontohan Sentolo. Program ini juga merupakan sebuah kolaborasi sinergi dan produktif antara Pemkab Kulon progo dengan Kalurahan Salamrejo melalui BumDes untuk usaha pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar Salamrejo.

Pasar Ssenja ini akan beroperasi dari jam 16.00 WIB sampai 21.00 WIB dimasa pandemi, namun diharapkan akan beroperasi hingga dini hari setelah masa pandemi berakhir. Jumlah pedagang yang ada sebanyak 7 PKL lama dan 28 PKL baru, dengan jenis daganganya antara lain makanan berat (Pecel Lele, Soto, Bakso, dll), makanan ringan (Gorengan, Angkringan, Jajanan Pasar,dll), dan minuman (Wedang Ronde, Es Krim, Dawet ,dll).

Dalam Sambutannya, Lurah Salamrejo, Dani Pristiawan, S.P., menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang sudah bersedia berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi di wilayah Sentolo pada khususnya dan wilayah Kulon progo pada umumnya”, tutur Dani.

Dani juga mengutarakan beberapa harapan terhadap lingkungan sekitar Pasar Ssenja untuk dapat lebih baik lagi, guna mendukung kelancaran dari penggunaan dan pemanfaatan Pasar Ssenja maupun Pasar Percontohan Sentolo.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Iffah Mufidati,S.H,M.M., menyampaikan terselenggaranya program Pasar Ssenja ini atas dasar Peraturan Bupati Kulon progo Nomor 68 tahun 2020 tentang pemanfaatan lahan parkir Pasar Daerah. Selain itu juga sebagai pengoptimalan manfaat aset Pasar Daerah 24 jam untuk para pedagang, serta memberi kesempatan bagi Pedagang Kreatif Lapangan, (PKL) yang masih berjualan di bahu jalan ataupun trotoar dapat ditempatkan di lahan yang legal dan aman.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa masih banyak PKL yang berjualan di bahu jalan ataupun trotoar, dengan adanya pemanfaatan halaman pasar rakyat maupun kantong-kantong kuliner, diharapkan para PKL dapat menggunakan lahan legal dan tentunya itu lebih solutif memberikan arahan bagi PKL dalam rangka mengikuti peraturan perundangan. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai rest area bagi pengendara jarak jauh”, tutur Iffah.

Adapun kerjasama dan donasi dari Perbankan diantaranya : Bank BRI Cabang Wates (7 unit tenda, 1000 masker, Barcode Kris), BPD DIY Cabang Wates (3 unit tenda, papan petunjuk Pasar Ssenja, Barcode Kris), serta Bank Kulon Progo (2 unit tenda). Pemberian Barcode Kris kepada pedagang sebagai upaya percepatan penggunaan transaksi digital yang aman dan praktis terlebih dimasa pandemi.

Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dalam membangun, menciptakan Pasar Ssenja dan menjalankan roda perekonomian di Pasar Ssenja. Sutedjo juga menyampaikan harapan kepada para PKL untuk tetap semangat berusaha dimasa pandemi ini dengan segala kendala dan hambatan.

“Sesuatu yang awal mungkin belum bisa selancar yang kita harapkan, tetapi kapan kita akan memulai bila tidak sekarang. Marilah kita berpegang teguh pada semangat dan keyakinan untuk sukses menjalankan roda perekonomian. Semoga aktivitas ini bisa berjalan dan berkembang lebih baik”, jelas Sutedjo.

Selain itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kulon progo juga turut berpartisipasi dalam program ini yaitu melalui pemasangan Wifi di Pasar Percontohan Sentolo maupun Pasar Ssenja guna mendukung penggunaan pembayaran melalui Kris, penjualan online, dan fasilitas untuk pengunjung/pembeli. Serta sebagai fasilitator Live Streaming pada kanal Youtube Kulonprogo TV.

Diakhir acara, Bupati Kulon Progo membuka kain penutup papan nama Pasar Ssenja secara simbolis sebagai tanda telah resmi dibukanya Pasar Ssenja Sentolo.

Peresmian ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo, Ketua DPRD Kulon Progo, Dandim 0731 Kulon Progo, Kapolres Kulon Progo, Pimpinan Bank BRI Cabang wates, BPD DIY Cabang wates, dan Bank Kulon Progo.

(Mn/MC/Kominfo)