Rapat Evaluasi PPID Dinas Kominfo

Wates, - Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo mengadakan Rapat Internal evaluasi PPID 2020 dan Rencana Kegiatan PPID 2021 di Ruang Rumah Tangga, Kompleks Pemkab. Kulon Progo pada Kamis (11/02/2021). Rapat ini ditujukan untuk mengevaluasi pengelolaan PPID Utama Kulon Progo dan PPID Pembantu Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo tahun 2020 serta merencanakan strategi apa saja untuk meningkatkan prestasi PPID tahun 2021.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, Drs. Rudiyatno, M.M., mengatakan, menurunnya prestasi PPID Dinas Kominfo tahun lalu cukup disayangkan mengingat tahun sebelumnya Dinas Kominfo memiliki prestasi yang bagus, oleh sebab itu ada baiknya untuk dievaluasi kembali kekurangan dan hambatan apa saja yang ada serta bagaimana cara agar PPID Dinas Kominfo kembali meraih prestasi.

“Memang untuk berprestasi itu tidak gampang, karena betul-betul butuh keseriusan diantaranya harus dilakukan pemantauan secara intens, baik konten website maupun sarana penunjang lainnya. Harus dilihat dengan memantau kekurangan-kekurangan yang ada, sehingga bisa segera ditindaklanjuti dan dilengkapi mana dan apa saja yang perlu diganti atau di-update baik dokumen maupun informasinya”, ujar Rudiyatno.

Rudiyatno juga menjelaskan, maintenance dalam hal email, website, dan media sosial diharapkan untuk lebih difokuskan lagi dengan memastikan ke Bidang Aplikasi dan  Informatika (Aptika) untuk konfirmasi terkait kendala akses yang dihadapi. Selain itu juga pembaharuan portal website Pemkab Kulon Progo juga perlu di update kembali baik dalam hal tampilan portal maupun konten-konten yang ada.

Sementara itu, Kasie Pengelolaan Informasi Publik, Ir. Heri Budi Santosa, mengatakan,  terkait Portal Pemkab saat ini sudah cukup baik dalam hal update rilis berita. Kemudian untuk kelengkapan konten Dinas Kominfo tahun ini akan lebih ditingkatkan lagi dengan pembuatan rilis secara rutin. Oleh sebab itu diharapkan masing-masing seksi di Dinas Kominfo dapat turut berkontribusi dalam memberikan materi-materi rilis setiap ada kegiatan di seksi masing-masing.

“Kemudian untuk Daftar Informasi Publik (DIP) akan dicermati satu persatu termasuk  informasi setiap saat, informasi serta merta, dan informasi berkala. Sedangkan untuk Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK) juga perlu dilakukan uji konsekuensi kembali, mana yang sekiranya perlu diperbarui atau tidak. Disamping itu, dalam pendampingan PPID Pembantu yang ada di Kulon Progo tahun ini akan dilakukan bertahap paling tidak 5 OPD per hari untuk update konten dan sarana penunjang lainnya secara detail,  agar lebih efektif monitoringnya”, tutur Heri Budi.

Pada kesempatan ini,  Petugas Layanan Informasi dan Dokumentasi (PLID) PPID utama dan PPID Pembantu Dinas Kominfo,  Tiara Yogiarni, M. Pd., menambahkan jika Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK) di Kulon Progo terakhir dilaksanakan uji konsekuensi pada tahun 2018 dengan 1 (satu) DIK yang dipakai seluruh PPID Pembantu di Kulon Progo. Untuk jangka waktu masa berlaku DIK, ketika ada perbaikan atau pembaharuan boleh diadakan kembali uji konsekuensi meskipun kurang dari setahun.

Dijelaskan pula untuk saat ini masih ada kendala dalam hal pengelolaan aduan masyarakat melalui Aplikasi E-LAPOR oleh pengelola PPID. Hal ini menyebabkan terhambatnya pengelola dalam menindaklanjuti aduan masyarakat yang ada. Sedangkan untuk aplikasi LaporKu milik Pemkab Kulon Progo yang baru dibuat sudah bisa digunakan meski belum maksimal, dan perlu dilakukan sosialisasi penggunaannya.

“Kendala aplikasi E-LAPOR sampai saat ini susah diakses melalui wifi dan WLAN Dinas Kominfo, ternyata juga dialami beberapa OPD di Kulon Progo. Kami sudah konsultasikan ke MenPanRB dan sudah dicek, tetapi memang tidak ada pemblokiran akses. Sedangkan untuk aplikasi LaporKu sudah diuji coba, tetapi masih terkendala pada disposisi yang terhenti di Pemkab karena belum ada sosialisasi ke OPD-OPD. Keunggulan LaporKu sendiri dari segi tampilan lebih mudah dan simple, terlebih jika ada kendala bisa segera di konsultasikan”, ujar Tiara.

Dalam kesempatan ini, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS) Bambang Susilo, S.S., M.Eng. juga menegaskan, berkaitan pemilahan terkait penanggung jawab PPID Utama dan PPID Pembantu akan lebih diperjelas lagi, agar kedepannya untuk koordinasi PPID bisa lebih baik lagi. Kemudian untuk anggota tim PPID kedepannya tidak hanya sekretariat dan IKPS saja, tetapi diharapkan semua bidang maupun seksi di Dinas Kominfo dapat turut serta berkontribusi. Terutama bisa membantu untuk hal dokumentasi dan materi jika ada agenda kegiatan untuk kebutuhan rilis di website Kominfo.

"Masih banyak yang harus diperbaiki dalam pengelolaan PPID di Dinas Kominfo ini, sehingga perlu kontribusi dari bidang lain, termasuk update konten, Tim Pengelola masing-masing PPID untuk lebih fokus, dan juga perlu diperhatikan tampilan websitenya agar terlihat menarik. " tegas Bambang.

Di sisi lain, Sekretaris Dinas Kominfo, Heri Warsito, M.M., selaku Ketua PPID Pembantu Dinas Kominfo, sangat setuju dengan apa yang dibahas ini dan berharap agar semua seksi di Dinas Kominfo ikut membantu kemajuan PPID di Instansi ini, minimal menyumbangkan Informasi kegiatannya, untuk dapat diupload di Website Dinas Kominfo.(Mn/IKPS/Kominfo)