Sinergikan Langkah Menuju Three Zero HIV AIDS Pada 2030

Wates - Dalam rangka memperingati Hari AIDS Dinas Kesehatan Kulon Progo bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kulon Progo mengadakan Talk show dengan tema Saya Berani Saya Sehat, perkuat kolaborasi tingkatkan solidaritas. Bertepat di Aula Adikarto, kompleks Pemkab Kulon Progo Selasa (1/12/2020). Acara tersebut bertujuan untuk menyebarluaskan informasi tentang penanggulangan, upaya pencegahan HIV AIDS, kepada masyarakat luas.

Dihadiri kurang lebih 50 orang terdiri dari berbagai unsur ini dibuka oleh Asisten Sekretariat Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kulon Progo, Jumanto, S.H. pada talkshow tersebut juga diserahkan alat kesehatan kit kepada perwakilan petugas puskesmas.

Narasumber yang dihadirkan dalam talk show tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo dr. Sri Budi Utami, M.Kes dan Kepala Puskesmas Temon II dr. Melly dengan moderator Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, dr. Th. Baning Rahayujati, M Kes.

Dalam sambutannya Jumanto mengatakan kami sangat menyambut baik peringatan Hari AIDS, karena sangat penting bagi kita, di Kulon Progo masih ada 291 kasus HIV AIDS. Harapanya three zero pada 2030 tidak ada kasus HIV AIDS, tidak ada penularan. Kepada ODHA jangan pesimis harus tetap optimis harus bisa bekarya, bekerja diera pandemi ini, semoga dapat menurunkan angka AIDS di Kulon Progo.

Menurutnya permasalahan HIV AIDS hanya bisa diselesaikan apabila sikap pemerintah dan unsur lain bersama-sama masyarakat, mensinergikan langkah menuju target three zero HIV AIDS pada 2030.

“Pengetahuan dan prilaku masyarakat untuk menghindarkan diri dari HIV AIDS di semua sektror masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Jumanto menambahkan perlunya peningkatan akses pelayanan kesehatan dan penciptaan lingkungan yang kondusif guna mendukung upaya target three zero, dengan tidak adanya infeksi baru HIV, tidak ada kematian dan stigma serta diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA), perlu di wujudkan. Selain itu, ia berpesan untuk OPD terkait selalu  berkoordinasi degan KPA Kabupaten Kulon Progo untuk meningkatkan keterlibatan dan aktifannya dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo dr. Sri Budi Utami menyampaikan materi tentang upaya Kulon Progo mendukung layanan komprehensif bagi ODHA, selain itu, ia menyampaikan situasi HIV AIDS di Kulon Progo serta Strategi Kebijakan pengendalian HIV.

“Beberapa upaya pengendalian HIV di Kulon Progo adalah dengan promotif preventif, penemuan dan pengobatan, pengendalian faktor risiko dan jejaring. Jumlah yang dinyatakan terjangkit HIV AIDS di wilayah Kulon Progo terdeteksi ada 229 orang, ini terjadi antara tahun 2012 sampai 2020,” paparnya.

Percepatan pencapaian three zero menjadi keharusan bagi pemerintah dan stakeholder terkait dalam pelaksanaan program penanggulangan HIV-AIDS, yang meliputi: zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS dan zero stigma dan diskriminasi menuju Indonesia bebas AIDS di tahun 2030. MC Kulon Progo/hari