Wisata Bangkong Lestari Aji Kalibawang, Sajikan Wisata Kolam Renang Dan Rumah Makan

Kalibawang - Bidang Bidang Informasi dan Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS) Dinas Kominfo Kulon Progo melalui seksi hubungan masyarakat bersama dengan awak media atau wartawan yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK), melaksanakan kegiatan Press Tour dalam daerah ke wisata kolam renang dan rumah makan Bangkong Lestari Aji, Dusun Salakmalang, Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo. Jumat (27/11/2020).

Kepala Sie Hubungan Masyarakat Diskominfo Kulon Progo Arning Rahayu, SIP mengatakan tujuan kegiatan ini dalam rangka mempromosikan potensi wisata kolam renang dan rumah makan Bangkong Lestari Aji di Kalurahan Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo agar dikenal masyarakat luas melalui publikasi media cetak dan elektronik.

“Harapanya melalui pers tour lokal yang kami selenggarakan dapat memberikan manfaat untuk tempat wisata ini, yang memiliki potensi untuk dipublikasikan,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik Bangkong Lestari Aji, Suparmi mengungkapkan bahwa Wisata air Bangkong Lestari Aji memiliki pesona tersendiri, ada taman bunga, kolam renang, bermain dengan perahu bebek maupun perahu nelayan disamping itu juga disajikan kuliner khas Kulon Progo dan Rumah Makan yang selalu sedia menurut selera wisatawan.

Lebih lanjut di wisata ini memiliki kolam renang yang dilengkapi ember tumpah, meski tidak sebesar yang ada di kolam renang dewasa. Menurutnya sengaja disediakan kolam renang tersebut sebagai arena bermain anak-anak usia PAUD dan TK. Harga tiket masuknya terbilang murah, yakni Rp 5.000 per anak. Dan untuk prahu bebek dengan tarif Rp.10.000,- per orang.

Selain itu, di kompleks tersebut ada rumah makan dengan tempat yang cocok untuk bersantai. pengunjung bisa beristirahat sembari menikmati hijaunya pemandangan sekeliling berupa sawah dan pepohonan.

“Dibangun pada November tahun lalu, tepat di depan rumah, saya bersama suami, Agus Suryanto, berniat memanfaatkan lahan tidak produktif yang merupakan milik saudaranya juga tanah kas kalurahan. Kolam renang kecil dibangun lantaran anak suka berenang,” ujarnya.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda banyak wisatawan yang tertarik berlibur bersama keluarga di kompleks tersebut bahkan juga datang dari sekolah-sekolah sekitar yang memiliki pelajaran tambahan berenang.

“Tapi sejak pandemi jumlah kunjungan kami turun drastis, dan mengalami penurunan pendapatan, karena tidak banyak yang berlibur ke sini. Kami berharap kondisi segera pulih, normal kemabli,” pungkasnya. MC Kulon Progo/hh/mrp