Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Di Kulon Progo, BUKP DIY Beri Penghargaan

Kulon Progo - Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) DIY menggelar seminar hasil monitoring dan evaluasi (monev) di Kulon Progo sekaligus penyerahan penghargaan bagi BUKP berprestasi di Kulon Progo, bertempat di Aula Adhikarta, kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (17/11/2020). Tujuan penyelenggaraan acara ini yaitu penyampaian hasil kinerja BUKP untuk tahun 2019 dan penyampaian pemeringkatan pada BUKP di Kulon Progo.

BUKP didirikan berdasarkan PERDA DIY Nomor 1 Tahun 1989 tentang Badan Usaha Kredit Pedesaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendirikan BUKP yang berada di masing-masing kapanewon di seluruh Kulon Progo untuk meningkatkan taraf hidup rakyat pedesaan dengan menyediakan dana pembangunan dengan prosedur sederhana, cepat dan murah.

Melalui sambutannya Bupati Kulon Progo, Drs.H.Sutedjo mengatakan bahwa salah satu tolok ukur keberhasilan kapanewon sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan di pedesaan yaitu seluruh masyarakat dalam wilayah kapanewon dalam meningkatkan usaha telah menggunakan jasa intermediasi Lembaga Keuangan Mikro BUKP.

“Untuk mewujudkan usaha kapanewon sebagi pusat pertumbuhan ekonomi menjadikan Kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan di pedesaan dengan menggunakan LKM BUKP terutama untuk menabung dan meminjamkan untuk usaha-usaha produktif,” ujar Sutedjo.

Sementara itu, Esti Wahyuni, S.P., Kasubag Perindustrian Perdagangan BUD dan LKD mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan acara Seminar Hasil Monev BUKP DIY yaitu sebagai wujud pembinaan dari Badan Pembina tingkat Kabupaten di Kulon Progo terhadap BUKP.

Peseta seminar adalah seluruh karyawan pada 12 BUKP DIY di Kulon Progo sebanyak 53 karyawan. Turut hadir BPAK DIY, Pimpinan Bank BPD DIY, Cabang Wates, Asda II, Kabag Perekenomian, dan kepala OPD dilingkungan Pemkab Kulon Progo. MC Kulon Progo/nia