Pemkap Kulon Progo Gelar Rapid Test Masal Tahap I Lingkup OPD

Wates, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama  Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 menggelar rapid test atau tes cepat virus Corona masal tahap satu bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertempat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kamis (01/09/2020).

Kegiatan ini merupakan rapid test masal pertama yang diselenggarakan oleh Pemkab Kulon Progo. Upaya atau langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebaran virus Corona sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. Pada tahap pertama peserta rapid test terdiri dari tiga OPD yang terdiri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan), dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT).

Kepala DPMPT Agung Kurniawan, S.IP, M.SI,  mengatakan bahwa dengan diadakannya rapid test pada hari ini untuk memberikan kepastian, kenyamanan, termasuk untuk antisipasi atas penyebaran dari Covid-19. Terutama untuk para ASN dan Non ASN dari tiga OPD dengan total  166 orang termasuk didalamnya adalah para petugas pelayanan yang ada di stand-stand MPP.

“Kami sangat berterimakasih atas apa yang dilakukan oleh Satgas Pennggulngan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo yang menyelenggarakan layanan rapid test untuk ASN dan Non ASN. Karena ini sangat bermanfaat untuk  ketenangan dalam hal bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” Ucap Agung.

Adanya kegiatan rapid test tersebut dinilai cukup efektif melihat angka penyebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo yang saat ini terus meningkat.  Untuk itu para ASN yang melakukan pelayanan langsung atau berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Jadi masksudnya itu supaya petugasnya juga sehat kemudian masyarakat yang dilayani juga sehat. Jadi semuanya aman, nyaman, dan penyelenggaraan pelayanan publik juga lebih baik”. Tambahnya

Hasil rapid test akan langsung diketahui setelah semua data selesai direkap.  Namun hasil tes tersebut akan diserahkan kepada pimpinan masing-masing OPD dalam bentuk surat tertutup.

“Nanti petugas akan menyampaiakan hasil rapid tesnya secara tertulis dalam bentuk surat tertutup, karena hasil tidak boleh diketahui oleh publik tetapi diketahui oleh pimpinan OPD dan nanti pimpinan OPD akan menyikapi dan menindaklanjuti hasil rapid tes tersebut dengan harapan semuanya sehat. “ pungkas Agung.

Sementara itu, Ria Andanari karyawan Diskominfo Kulon Progo mengatakan adanya pemeriksaan rapid test  masal Covid-19 di lingkup OPD menyambut baik, karena kita bisa mengetahui apakah dirinya reaktif atau tidak. Ia mengaku awalnya takut menjalani rapid test dan was-was terhadap hasil akhirnya.

“Kalau takut, iya karena kita tidak tahu kondisi tubuh saat ini, memang tidak ada keluhan tapi melihat kondisi sekarang banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) juga,” kata Ria.

Ria menambahkan untuk pelayanan sudah baik, semoga dengan adanya rapid test bagi ASN dan non ASN, semakin sadar menjaga kesehatan masing – masing dan meminimalisir penularann Covid-19. MC Kulon Progo/Erika/Salma.