Kawasan Pariwisata Di Kulon Progo Menjadi Penilaian Gerakan Smart City

Wates - Dinas Kominfo Kulon Progo menggelar presentasi dan konfirmasi dalam rangka Assessment Smart City Prioritas Kawasan Pariwisata dengan menghadirkan secara daring tim ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Dr. Wikan Damar Sunindyo, dilaksanakan di Command Room, kompleks Pemkab, Kulon Progo, Rabu (30/09/2020)

Acara ini bertujuan untuk Assesment gerakan Smart city pada kawasan pariwisata prioritas nasional. Dan penyampaian rencana induk pengembangan pariwisata nasional. Dibuka secara langsung oleh Bupati Kulon Progo Drs. H Sutedjo, didampingi Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo Drs.Rudiyanto, MM.

“Berkaitan dengan assessment ini berbeda dengan assessment sebelumnya tentang Smart city dalam kerangka program 100 smart city banyak  yang ada berkaitan dengan itu, setelah didampingi oleh tim ahli dalam cakupan Smart city kawasan strategis pariwisata,” ucap Rudiyanto.

Lebih lanjut ia mengungkapkan memiliki rencana induk untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional yang menjadi acuan bagi tujuh pengembangan pariwisata di Borobudur dan  Yogyakarta.

Kemudian 1 sampai 5 kawasannya ada di DIY, serta 6 sampai 7 ada di Jawa Tengah. Kemudian program percepatan pembangunan infrastruktur DIY kami sampaikan ada korelasi terkait pengembangan di kawasan Borobudur.

“Untuk Kulon Progo terdapat 5 dari program yang ada, antara lain bandara YIA, bedah Menoreh kemudian jalur menuju dari bandara menuju Borobudur, pelabuhan Tanjung Adikarto, dan underpress Kentungan serta underpress Gejayan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya visi misi smart city ini menjadikan kita lebih inovatif dan produktif, sebagaimana yang sudah di sampaikan dan dituangkan dalam satu konsep inovarif supaya lengkap.

Selain itu, untuk jaringan internet Desa atau smart village ada 87 kalurahan sudah terhubung jaringan internet serta dari Pemda DIY dibantu memalui dana keistimewaan, Infrastruktur lainnya aplikasi layanan publik jumlahnya ada 32 kemudian untuk layanan perkantoran dan kepegawaian seperti Suratku. Untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mengakses suratku dan berbagai layanan melalui aplikasi Jendelaku.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo dalam sambutannya mengatakan  hari ini, kita bersama-sama melaksanakan assessment yang kemudian kita akn mengetahui apa-apa yang harus kami lakukan untuk meningkatkan fungsi dari smart city.

“Kami ingin Kembali menyampaikan komitmen kami atas nama pemerintah daerah kabupaten Kulon Progo, kami serius untuk mendukung program dan Gerakan smart city ini,” ujarnya

Sutedjo menambahkan adanya smart city ini kami merasakan manfaat dari waktu ke waktu, dari sisi manfaat ini untuk membangun budaya masyarakat kita kearah kemajuan.

Oleh karena itu kami siap untuk selalu mendukung gerakan ini guna mencapai kesempurnaan sehingga tujuan di tetapkannya Kulon Progo sebagai kabupaten smart city ini betul-betul akan memberikan manfaat sebesar-besarnya baik dari pemerintahan daerah maupun masyarkat pada umumnya.

“Kami mohon doa restunya semoga smartcity di Kulon Progo semakin maju dan komprehensif dan semakin memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.” ucap Sutedjo MC Kulon Progo/widi/Redya.