BPS Kulon Progo Minta Dukungan Bupati Terkait Sensus Penduduk

WATES – Kepala BPS Kulon Progo, Sugeng Utomo bersama Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kulon Progo, Fredy Tajekden, SST, M.Si. meminta dukungan Bupati Kulon Progo, Drs. H. Stutedjo untuk kelancaran rangkaian Sensus Penduduk di Ruang Kerja Bupati, Pemkab, Kulon Progo.

Kepala BPS Kulon Progo, Sugeng Utomo  menyampaikan sebelumya, Sensus Penduduk sudah dilakukan secara online sejak Februari dan berakhir pada bulan Juli selanjutnya akan ditindaklanjuti pada bulan September mendatang. BPS Kulon Progo stelah melakukan upaya meningkatkan presentase respon menjawab penelitian (response rate), namun survey daring online sangat bergantung pada literasi digital di masyarakat.

 “Masyarakat sudah terbiasa didatangi sehingga masyarakat lebih suka menunggu, jadi fungsinya lebih banyak ke pendidikan saja supaya masyarakat lebih melek terhadap digital, diharapkan tahun 2030 benar-benar online” ujarnya.

Sugeng menambahkan rencana Sensus Penduduk lanjutan secara garis besar pada bulan September tidak menggunakan kuesioner  yang mengharuskan untuk mendatangi penduduk satu persatu (door to door), akan tetapi lebih diringkas dengan menggunakan data daftar kependudukan per Juni 2019 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Nantinya pada bulan September, akan dilakukaan survey lapangan untuk pencatatan apabila ada perubahan. Lebih detail dan rincinya akan di lakukan Sensus Penduduk lanjutan pada 2021 mendatang. Kami mohon dukungan dari bapak, barangkali kalau harus dikoreksi sesuai dengan kebiasan edaran yang berlaku disini.” pungkasnya.

Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo menyambut baik dan mendudukung rencanan dari BPS Kulon Progo terkait Sensus Penduduk, dengan membantu menyampaikan informasi Sensus Penduduk ke semua Kapanewon dan Kalurahan.

“ Dengan teknik yang disampaikan mungkin bagian dari strategi untuk bisa menyelesaikan, karena sesedikit apapun yang online sudah ada hasil maka tentu kami dijajaran pemerintah daerah siap untuk membantu, kata Sutedjo.