Diskominfo Kulon Progo Lakukan Evaluasi Lapangan dan Bimtek Penerapan Program Smart City.

Dinas Kominfo Kulon Progo menggelar evaluasi lapangan Smart City dan bimbingan teknis (bimtek) manajemen resiko program quick win Smart City, di ruang Sermo kompleks, Pemkab Kulon Progo. Selasa (10/3/2020). Dihadiri perwakilan OPD dan 12 Kapanewon se-Kulon Progo dengan menghadirkan tim ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Dr. Wikan Damar Sunindyo.  

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bimbingan cara melakukan evaluasi program Smart City yang telah berjalan, serta melakukan pemeriksaan kembali (crosscheck) terhadap hasil evaluasi pada 2018 sampai 2019, Sedangkan untuk besok melakukan kunjungan langsung ke lapangan, sehingga akan meningkatkan nilai evaluasi pada 2020.

Dibuka secara langsung oleh Bupati Kulon Progo yang diwakilkan Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo Drs.Rudiyatno, MM mengatakan pada tahun ke dua, pelaksanaan Smart City, diperlukan langkah untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

"Kami menyambut baik evaluasi lapangan ini agar semakin memotivasi jajaran instansi di Pemkab Kulon Progo untuk semakin baik lagi dalam melayani masyarakat," jelasnya.

Rudiyatno menambahkan selain evaluasi lapangan, juga diselenggrakan bimtek tentang penilaian manajemen resiko terhadap inovasi Smart City yang direncanakan dan dilaksanakan oleh Perangkat Daerah.

"Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, kerena keberhasilan pengembangan Smart City tidak akan terwujud tanpa keseriusan dan komitmen yang teguh dari seluruh stakeholder," pungkas Rudi.

Nantinya dari enam dimensi Smart City yakni Smart Government, Smart Living, Smart Branding, Smart Environment, Smart Society, dan Smart Economy, telah disiapkan masing - masing satu lokus untuk evaluasi lapangan.

Sementara itu, Tim ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Dr. Wikan Damar Sunindyo, mengatakan evaluasi merupakan bagian tak pisahkan dari gerakan 100 Smart City di Indonesia, karena yang dihasilkan dari empat kali bimtek adalah mendapatkan master plan dan quik win yang dilaksanakan di Kabupaten kulon Progo.

“Evaluasi dilakukan dalam setahun sebanyak dua kali pada pertengahan dan akhir, pada evaluasi kali ini lebih menitik beratkan pada laporan yang sudah disiapkan dan yang akan dipresentasikan,” ujar Wikan.

Menurutnya dalam evaluasi ini ada satu aspek yang belum memiliki gambaran, yaitu aspek tinjauan langsung. Ia ingin mendapat gambaran penerapannya di masyarakat. Karena masyarakat merupakan bagian dari pengerak dan penerima manfaat secara langsung pelaksanaan program Smart City di Kulon progo.

“Ini yang akan kita tinjau selama dua hari ini, untuk melakukan assessment penilaian terhadap evaluasi yang dilakukan, dalam evaluasi tersebut juga terdapat penjelasan manajeman resiko , memberikan rekomendasi perbaikan dan lainnya untuk program – program Smart City di Kulon Progo,” pungkasnya.

Dalam kegiatan evaluasi ini dapat meberikan pemahaman dalam pengembangan dan penerapan program Smart City. Berharap penerapan Smart City di Kabupaten Kulon Progo dapat berjalan lebih baik dan lancar sehingga berdampak pada manfaat dan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo. MC Kulon Progo/hry