Siswa SMP N 1 Wates Wakili Kulon Progo Dalam Ajang OPSI 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menerima audiensi dengan siswi SMP Negeri 1 Wates Kulon Progo, terkait keikutsertaan siswa tersebut dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat Nasional, yang dilaksanakan pada 26 sampai 30 November 2019. Audiensi dilaksanakan di Ruang Buapti Kulon Progo, kompleks Pemkab Kulon Progo. Jumat (22/11/2019). Diterima langsung oleh Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo didampingi Kepala bagian (Kabag) Administrasi Kesejah teraan rakyat dan Kemasyarakatan Setda Kulon Progo Drs. Jazil Ambar As’an

Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo mengatakan mendukung dan bangga dengan adanya siswa dari Kulon Progo yang mengikuti olimpiade siswa tingkat Nasional.

“Berharap semoga siswa dari SMP Negeri 1 Wates dapat memeberikan motivasi atau contoh untuk teman – temannya. Kami pemerintah daerah sangat mendukung siswa berprestasi tersebut yang melakukan penelitian, agar muncul peneliti – peneliti muda dari Kulon Progo,” ungkapnya.

Sementara, Kepala SMP N 1 Wates Tjatur Suratiningsih, S.Pd., M.Pd mengungkapkan  tentu sanggat bangga karena memiliki siswa yang luar biasa bernama Indhira Monica Putri Kelas 8 ini.

“SMP N 1 Wates sangat bahagia dan bangga, berharap penelitian ini dapat menginspirasi untuk adik – adik kelas, serta  dapat memotivasi dan mengharumkan SMP N 1 Wates dan Kabupaten kulon Progo,” ungkapnya.  

Tjatur menambahkan OPSi dilaksanakan pada 26 sampai 30 November di Jakarta, dengan adanya penelitian siswa ditingkat SMP, dapat semakin digemari oleh anak – anak usia SMP dan termotivasi menjadi contoh untuk teman – temannya. Serta Indhira ini pernah mengikuti juara Ilmiah tingkat SMP seJawa-Bali, tentang ketahanan pangan.

“Anak ini sangat cocok sebagai seorang peneliti, karena kemauannya keras, keingintahuannya juga luar biasa, dengan alur logika dan ditulis, kami memohon agar anak ini dapat berprestasi di tingkat Nasional,” pungkasnya.

Selain itu, Indhira Monica Putri menjelaskan kami meneliti tanaman refugia, sebagai tanaman sampingan untuk membasmi hama yang ada pada tanaman padi, refugia sendiri adalah pertanaman beberapa jenis tumbuhan yang dapat menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan atau sumberdaya yang lain bagi musuh alami seperti predator. Yang termasuk tanaman refugia seperti bunga kertas, bunga matahari dan bunga kenikir. Prosesnya adalah tanaman tersebut ditanam dipematang sawah yang ditanami padi.

“Untuk penelitian kami lakukan selama lima bulan dan sudah diujicobakan pada tanaman padi, penelitian ini didampingi bapak dan ibu guru,” jelasnya.

OPSI tingkat SMP adalah ajang kopetisi karya ilmiah yang berbasis kegiatan penelitian siswa dilaksanakan secara langsung di tingkat Nasional. MC Kulon Progo/hry