Wujudkan layanan Masyarakat melalui SID

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo, melalui bidang Aplikasi Teknologi Informatika (Aptika) menggelar Rapat koordinasi Pengelolaan Sistem Informasi Desa (SID) membahas tentang pengembangan Infrastruktur, aplikasi dan SDM Digital Desa. Dilaksanakan di ruang Sermo kompleks Pemkab Kulon Progo, Kamis (14/11/2019). Dihadiri 87 perwakikan Desa se-Kabupaten Kulon Progo.

Dibuka secara langsung oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kulon Progo Heri Darmawan., A.P., M.M mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan hari ini adalah untuk menyamakan presepsi tentang rangkaian pembahasan SID, dengan koordinasi terus menerus dan berkesinambungan dapat mengurangi kesalahpahaman, atau hal - hal yang belum lengkap tentang program yang akan diluncurkan Pemkab Kulon Progo, berkaitan dengan infrastukur TI, SID dan bagaimana implementasi dan pemanfaatan untuk kedepannya.

"Dinas Kominfo berkewajiban untuk memikirkan agar jalannya pemerintahan Desa, dalam pemanfaatan TI dapat dimanfaatkan secara efisien dan efektif, dalam pengelolaan anggaran, layanan masyarakat, seiring dengan tuntutan tugas, kebutuhan informasi, sehingga dituntut untuk mempersiapkan diri," jelasnya.

Sekretaris Dinas Kominfo Kulon Progo Heri Darmawan menambahkan untuk pembangunan infrastruktur internet desa yang bersumber dari Dana Keistimewaan melalui Dinas Kominfo Provinsi DIY sebanyak 60 Desa pada 2019 hampir 100 persen sudah selesai.

"Kedepan jika seluruhnya sudah siap yang perlu dipikirkan oleh seluruh Kepala Desa, Camat dan lainnya adalah bagaimana pemanfaatannya karena bandwidth setiap Desa akan mendapat 8 Mbps, sehingga berdampak signifikan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa,  pelayanan masyarakat dengan aplikasi yang sedang berjalan dan terkait dengan SDM pengelolanya," jelasnya.

Sementara, Kepala Seksi Keuangan dan Pendapatan Desa Bidang Pemberdayaan Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PMD Dalduk dan KB). Joko Sunanto, S.H. mengungkapkan dengan adanya SID dan TI dapat lebih baik lagi dalam pelayanan di pemerintah Desa sehingga lebih cepat.

"Harapanya dengan adanya SID atau TI siapapun dalam pemerintah Desa, saat masyarakat membutuhkan pelayanan, semua siap. Tidak ada alasan melempar tanggung jawab, kedepan dengan adanya SID dapat membantu percepatan dalam pelayanan," jelasnya.

Kepala Bidang Aplikasi Teknologi Informatika (Aptika) Sutarman, S.STP., M.Eng. menambahkan kedepannya semua akan terintegrasi seperti absensi, sehingga menuntut kita untuk transparan.

"Kedepan mimpi besarnya, semua layanan publik akan terintegrasi dengan NIK yang sudah bekerja sama dengan Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kulon Progo," jelasnya.

Sutarman menjelaskan saat ini Dinas Kominfo Kulon Progo telah bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara terkait persiapan implementasi tanda tangan digital, untuk mempermudah penandatanganan dokumen layanan masyarakat. Selain itu SID akan dievaluasi dan dikembangkan agar saling terintegrasi.

"Mimpi besarnya adalah dalam melakukan rakor di kantor masing - masing. Kemudian audiensi lebih banyak dan akan kita lakukan evaluasi sehingga kendala - kendala dapat dikurangi,"pungkasnya. MC Kulon Progo/hry.