Dinas Kominfo dan Media Center Kulon Progo Rayakan Ulang Tahun

Dinas Kominfo dan Media Center Kulon Progo Rayakan Ulang Tahun

WATES, Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo telah berusia 2 tahun pada tanggal 3 Januari 2018. Sedangkan Media Center genap berusia 11 tahun pada tanggal 31 Desember 2018. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) keduanya dilaksanakan di Ruang Sermo, kompleks Pemkab Kulon Progo (3/1) dengan mengambil tema “Sukses Komunikasi Sukses Informasi”. Hadir dalam acara tersebut seluruh pegawai Dinas Kominfo Kulon Progo dan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK).

Acara tersebut semakin khidmat dengan adanya pembacaan doa dan dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo, Drs.Rudiyatno,MM. dan Ketua Paguyuban Wartawan Kulon Progo, Asrul Sani.

Hasto Wardoyo berharap Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK) mampu beradaptasi ditengah tantangan perubahan era media, yakni transformasi media yang dipengaruhi teknologi informasi, sosial dan politik.

“Peran media sebagai pembelajaran dan informasi sangatlah penting. Harapannya pengelola Media Center maupun PWK dan media mampu memberikan pencerahan serta menjadi rujukan untuk masyarakat mencari informasi,” ungkap Hasto.

Disampaikan oleh Hasto melalui acara tersebut banyak masukan yang positif untuk Pemerintah Kabupaten Kulon Progo lebih terbuka dalam hal pemberitaan kepada media.

“Kami mengucapkan terimakasih atas masukan yang diberikan, mulai hari ini Pemkab Kulon Progo dapat membagikan informasi perihal jadwal kegiatan Pemkab Kulon Progo kepada teman-teman media,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo, Drs. Rudiyatno,M.M. menyatakan bahwa selama ini sudah terjalin kerjasama yang baik antara Dinas Kominfo Kulon Progo dengan para wartawan. Melalui acara peringatan Hari Ulang Tahun tersebut ke depan informasi yang disampaikan kepada publik dapat lebih cepat.

“Kami mencoba untuk lebih cepat dalam pemberitaan serta berusaha untuk tidak kadaluarsa, jangan sampai terlambat berhari-hari. Kalau bisa maksimal 1x24 jam,” kata Rudiyatno.


Related Articles