Bupati Kulon Progo Resmikan Pesan Kesehatan Pengganti Display Rokok

Pemerintah Daerah (Pemda) Kulon Progo bekerjasama dengan Muhammadiyah Tobacco Control Center (MMTC) UMY menutup display rokok di Toko Milik Rakyat (Tomira), diawali dari Tomira Jalan Khudori, Wates. Senin (3/12).

 

Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K). secara langsung meresmikan, display rokok di Tomira ditutup dan berganti dengan pesan-pesan kesehatan dan pesan pendidikan. 

"Anak-anak yang sedang berada di kasir untuk proses transaksi pembayaran, tidak akan melihat rokok. Penutupan display sebagai bagian dari pembatasan iklan niaga atau promosi rokok," kata Hasto.

 

Hasto menyampaikan lebih lanjut bahwa promosi rokok kerap diekspose di toko modern. Hal tersebut menjadikan pihaknya melakukan pendekatan dan menanamkan kesadaran akan kesehatan melalui pesan-pesan kesehatan dan pendidikan pada display rokok yang ada di Tomira.

“Harapannya supaya masyarakat juga bisa berhemat dan menjalankan pola hidup sehat. Kami tidak melarang untuk menjual rokok. Di sini tersedia rokok, tapi promosinya bukan rokok," ungkapnya.

 

Sementara Kasubdid Penyakit Paru Kronis dan Gangguan Imonologi, Kementrian Kesehatan RI, Theresia Sandra Dyah Ratih menyampaikan, Kulon Progo akan menjadi percontohan daerah lain se-Indonesia tentang penutupan display rokok di toko modern.

“Hal Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap program Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan pemberantasan penyakit tidak menular. Kami lebih mendorong masyarakat untuk membayar BPJS karena lebih penting,” pungkas Sandra.

 


Related Articles