BBY Gelar Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia

Wates - Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta (BBY) bekerja sama dengan Bagian Organisasi Setda Kulon Progo menggelar Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia pada Media Massa, Media Luar Ruang, dan Badan Publik Tahun 2018. Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo, Ir. RM. Astungkoro, M.Hum. di Ruang Sermo, kompleks Pemda Kulon Progo. Senin (29/10).

Acara yang dihadiri oleh perwakilan OPD di lingkup Pemda Kulon Progo tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, melaksanakan pembinaan dibidang tata penulisan berita, serta untuk memperoleh kesepahaman yang sama mengenai penggunaan bahasa Indonesia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo, Ir. RM. Astungkoro, M.Hum. menyampaikan dalam sambutannya bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) mempunyai kewajiban untuk mengenalkan dan mensosiaisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal tersebut dapat membantu Pemda khususnya Pemda Kulon Progo dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tentu dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar pula.

“Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini dapat membantu menyebarluaskan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar sehingga laman instansi pemerintah semakin baik dan dapat menjadi rujukan untuk masyarakat memperoleh informasi,” ujarnya.

Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia pada Media Massa, Media Luar Ruang, dan Badan Publik Tahun 2018 berlangsung ditiga tempat berdasarkan pembagian materi. Kelas media massa bertempat di Balai Agung dengan pemateri Dr. Dwi Atmawati, M.Hum. dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa BBY menyampaikan Penggunaan Bahasa pada Laman Instansi dilanjutkan Suharjono, S.S. dari media Sindo. Kelas media luar ruang  di Ruang Sermo dengan pemateri Drs. Umar Sidik, S.I.P.,M.Pd dan Dra. Sri Nardiati, M.Pd. menyampaikan Ejaan dalam Papan Petunjuk Objek Wisata. Kelas badan publik di Ruang Glagah dengan pemateri Nur Ramadhoni Setyaningsih, S.Pd. dan Nanik Sumarsih, S.Pd.,M.A. menyampaikan Ejaan dan Diksi dalam Laporan Dinas.

Dr. Dwi Atmawati, M.Hum. dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa BBY menuturkan penulisan berita pada laman instansi di Pemda Kulon Progo belum semua sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEJBI).

“Penulisan yang salah dalam penulisan berita terdapat pada ejaan yakni penulisan singkatan gelar, penggunaan tanda koma, penulisan huruf kapital, penulisan gabungan kata dan penulisan kata depan,” katanya

Penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar pada laman instansi sangat penting, “karena bahasa mempunyai fungsi sebagai alat komunikasi, alat untuk mengajak/himbauan kepada masyarakat serta untuk menyampaikan informasi,” tambahnya.

Atmawati juga berharap laman instansi pemerintah dapat menjadi contoh kepada masyarakat dalam hal penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga ke depan secara lebih luas masyarakat dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.


Related Articles