Diklatpim LAN Samarinda Benchmarking di Kulon Progo

Rombongan peserta Diklatpim Tingkat III angkatan VII PKP2A LAN Samarinda  dalam rangka Benchmarking to Best Practise di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo. Kunjungan yang dipimpin oleh Dr. Rahmat, MA dengan total 40 peserta tersebut diterima langsung oleh Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) yang didampingi Kepala BKPP Kulon Progo Dra.Yuriyanti,MM, diterima di Ruang Sermo komplek Pemkab Kulon Progo, Senin (1/10).

Dr. Rahmat, MA menjelaskan kunjungan Benchmarking di Kulon Progo tersebut tujuannya untuk melihat praktek-praktek terbaik dari Kulon Progo yang dapat diadaptasi oleh para peserta diklat dalam rangka memperkaya, memperkuat proyek perubahan masing-masing peserta serta melihat inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Kulon Progo.

Dalam kunjungan tersebut, peserta Benchmarking to Best Practise cukup antusias terhadap beberapa inovasi serta revolusi yang dilakukan oleh Pemkab Kulon Progo.

Disampaikan Fathurozi dari Dinas Pariwisata Kalimantan Utara bahwa pertemuan ini sangat luar biasa, banyak pembelajaran terkait dengan kepemimpinan, local wisdom serta inovasi yang perlu untuk diterapkan di daerah. Bupati Kulon Progo mampu memberikan revolusi dari hal yang sederhana dikemas dibranding dengan kuat sekali contohnya produk AirKu.

“Saya sedih dan terharu mendengarkan pemaparan dari Bapak Bupati, Sedih karena seharusnya inovasi-inovasi tersebut bisa diterapkan di daerah kami namun belum bisa dan terharu ternyata benar pandangan saya tentang Kulon Progo, bahwa kami sampai sini membawa oleh-oleh untuk perbaikan daerah kami ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara Bupati Kulon Progo menyampaikan bahwa kami dari Pemkab Kulon Progo merasa beruntung dengan adanya kegiatan ini karena kami dapat sharing inovasi-inovasi yang dilakukan, semoga inovasi yang dilakukan  Kulon Progo dapat diterapkan di daerah lain.

“Kuncinya untuk berinovasi kuncinya harus punya integritas, melakukan revolusi mental pada diri sendiri  dan tidak ada kepentingan di dalamnya karena adanya inovasi tanpa rasa ikhlas dan integritas yang baik tidak akan jalan,” kata Hasto saat ditemui usai acara.


Related Articles