Rutan Wates Gelar Doa Bersama untuk Masyarakat Palu dan Donggala

Rutan Wates menggelar doa bersama untuk Palu dan Donggala, di Rutan Wates, Minggu pagi (30/9). Hal ini dilaksanakan dengan serba cepat sebagai tindak lanjut instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami untuk menggelar doa bersama. Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan oleh Rutan Wates saja tetapi juga dilaksanakan serentak oleh seluruh Lapas/Rutan se-Indonesia.

Utami mengungkapkan kegiatan tersebut sebagai wujud keprihatinan duka mendalam dari jajaran Pemasyarakatan atas bencana alam yang terjadi di Palu dan Donggala.

“Jajaran Pemasyarakatan sendiri juga mengalami dampak langsung karena Unit Pelaksana Teknis di Palu dan Donggala juga mengalami rusak yang parah. Tembok-tembok Lapas/Rutan ambruk sehingga menyebabkan beberapa narapidana/tahanan melarikan diri. Oleh karena itu, kejadian ini harus kita pikul bersama, harus kita bantu saudara-saudara kita yang sedang berduka,” ungkapnyamelalui aplikasi zoom.

Selain kegiatan doa bersama, di Rutan Wates juga dilaksanakan dengan penggalangan dana untuk saudara-saudara di Sulawesi. Dana yang telah terkumpul di Rutan Wates akan dikumpulkan lagi di tingkat Kantor Wilayah untuk didistribusikan lebih lanjut.

 "Kami segenap keluarga besar Rutan Kelas IIB wates menyampaikan duka mendalam untuk saudara-saudara di Sulawesi atas bencana gempa dan tsunami. Ini bantuan kecil dari kami, kiranya dapat membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di Sulawesi", tutur bapak Deny Fajariyanto selaku Karutan Wates. 


Related Articles