Wakil Bupati Kulon Progo Launching BPNT

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial PPPA) Kabupaten Kulon Progo mengadakan Launching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di rumah Sumono, RT 7 RW 2 Tapen, Hargomulyo, Kokap. Jumat (10/8). Acara dibuka secara langsung oleh wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo dan dihadiri oleh warga setempat. Lauching  Bantuan Pangan Non Tunai untuk penyaluran bulan Juli tahun 2018.

Kepala Desa Hargomulyo, Burhani Arwin menyampaikan adanya E-Warong memudahkan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan terutama Sembilan bahan pokok. E-Warong juga dapat membantu mementaskan kemiskinan  dan meningkatkan kesejahteraan bagi penyalur bantuan.

“ Kami mengucapkan terimakasih atas adanya program ini dan juga kepada BNI selaku penyalur, harapanya kami tidak hanya di Kokap tetapi BNI dapat bekerja bersama dengan masyarakat diluar Kokap atau  mungkin di program lain yang berkaitan dengan pemberdayaan, kami tunggu kerja sama dengan pihak BNI” ujar Burhani Arwin.

Kepala Dinas Sosial PPPA Kulon Progo, Eka Pranyata menyampaikan , Kabupaten Kulon Progo menerima BPNT sebanyak 47.323 keluarga dan E-Warong sejumlah 111.  Pelaksanan dan penyaluran BPNT Kabupaten Kulon Progo berbeda dengan wilayah lain, pelaksana dan penyalurannya E-Warong dibentuk dari keluarga yang kurang sejahtera dan penyalurnya adalah penyalur kebutuhan bahan pokok dalam hal ini beras dan telur harus dari produk lokal dan harus dari penyalur lokal.

“Harapan Bupati Kulon Progo, ada manfaat dengan uang yang ditransfer ke Pemda Kulon Rp  60 milyar  kalo uang itu bisa beredar separuhnya di Kulon Progo akan membawa peningkatan kesejahteraan masyarakat baik itu penerima maupun penyalur” ujar Eka Pranyata

Eka Pranyata juga berharap kepada semua pendamping untuk bersama-sama mensukseskan program E-Warong.

“Harapan untuk pendamping agar dapat bersama-sama mensukseskan program pemerintah Kulon Progo ini mendampingi E-Warong yang ada di masing masing desa atau gabungan beberapa desa. Untuk meningkatkan pelayanan dengan membuat jadwal supaya dalam satu hari orang tidak antri dari pagi sampai siang. Melakukan pemantauan dan pengawasan agar bantuan ini tepat sasaran, Setiap orang yang menerima bantuan harus menerima Rp 110 ribu” katanya.

Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan program kegiatan dari Kementrian Sosial RI dapat dilanjutkan untuk masyarakat Kulon Progo yang kedepanya dapat semakin bersinergi dengan program pembangunan maupun Gerakan Bela Beli Kulon Progo yang semangatnya adalah membeli dan menggunakan produk Kulon Progo.

“Dalam Launching ini diharapkan dapat memberi kemanfaatan bagi masyarakat Kulon Progo yang dapat mewujudkan masyarakat sejahtera yang berbudaya dan berkepribadian tangguh. kami harapkan program ini dapat mengurangi angka kemiskinan maupun pengangguran yang masih menjadi tugas kami, dengan harapan masyarakat semakin maju dan sejahtera” ujar Sutedjo.

Salah satu warga Hargomulyo yang menerima BPNT, Parsiti menyampaikan “senang bangga jadi mengengurangi beban dan yang tadinya di gunakan untuk membeli beras bisa buat beli keperluan yang lain” katanya.


Related Articles