Wujudkan Kulon Progo Sehat melalui GERMAS

Menjaga kesehatan memang sangat penting bagi setiap individu. Pemerintah Indonesia membentuk serangkaian kegiatan yang harus dilakukan secara bersama oleh seluruh komponen masyarakat demi membangun Indonesia sehat yang disebut Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Upaya pelaksanaan GERMAS juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kulon Progo melalui kegiatan sosialisasi GERMAS di Ruang Glagah, Rabu (11/7) yang dihadiri 35 OPD di Kulon Progo.

Tujuh kegiatan utama untuk mencapai GERMAS yakni 1. Peningkatan aktifitas fisik dan rohani dengan olahraga minimal 30 menit tiap hari, 2. peningkatan perilaku hidup bersih, sehat, dan tidak merokok, 3. peningkatan perbaikan gizi melalui penyediaan pangan sehat, 4. gerakan  makan ikan, buah, serta sayur, 5. gerakan imunisasi, pencegahan dan deteksi dini penyakit melalui pemeriksaan secara berkala minimal 6 bulan sekali, 6. peningkatan kualitas sanitasi dan jambanisasi, dan 7. peningkatan edukasi hidup sehat dan gerakan Keluarga Berencana (KB).

Kesehatan amatlah penting apalagi bagi anak-anak muda yang produktif yang akan masuk di dunia kerja harus memiliki keterangan sehat. Makan harus teratur 3 kali sehari di dampingi  sayuran dan protein.

Hal tersebut disampaikan, Jazil Ambar Was’an, Kepala Bagian Administrasi Kesejahteran Rakyat Kulon Progo saat menjadi pemateri sosialisasi Germas, Rabu (11/7).

"Kesehatan dijadikan kepentingan dan kebutuhan bersama. Dalam Undang-undang pasal 36 disampaikan bahwa kesehatan itu sangat penting, karena kesehatan itu merupakan investasi pembangunan di Indonesia yaitu pembangunan manusia dibidang kesehatan.  Hidup di jaman sekarang tanpa kesehatan tidak ada artinya." ujarnya.

Pemateri yang kedua, Yulia Irene, dari Dinas Kesehatan DIY menyampaikan pentingnya untuk menghindari segala makanan yang digoreng dan sebaiknya diganti dengan makan buah-buahan dan jangan lupa mencuci tangan sebelum makan serta rutin melakukan medical checkup atau pemeriksaan lainnya untuk deteksi dini penyakit berbahaya.

Yulia Irene berpesan untuk para pekerja, agar meluangkan waktu setiap dua atau empat jam sekali melakukan peregangan selama 30 menit pada jam sepuluh pagi atau jam dua siang untuk menghambat bertambahnya penyakit tidak menular.

"Untuk para pekerja luangkan waktu untuk melakukan peregangan, kalau bosan peregangan duduk, ada peregangan berdiri. Kalau bosan peregangan yang biasa ada peregangan penguin, ada lagi peregangan kuch-kuch hotahay juga ada. Yang penting kalau sudah duduk empat jam harus melakukan peregangan." ucap Yulia.

Indra Cahyo Nugroho, pemateri ketiga dari Bappeda Kulon Progo menyampaikan laporan evaluasi penerapan Germas di Kulon Progo. Konsumsi makanan yang tidak sehat, penerapan olahraga di Pemkab Kulon Progo yang belum teratur, dan iklan Germas yang belum menyeluruh.

 

"Sejauh ini dari 5 target kecamatan melakukan kampanye GERMAS, 10 Kecamatan yang telah mendapat kampanye GERMAS, melebihi target. Diketahui, masyarakat Kulon Progo sendiri paling lambat memulai GERMAS dan masih banyak yang belum mengetahui dan melakukan GERMAS di dalam aktifitas sehari-harinya. Kesuksesan GERMAS tidak dapat berjalan tanpa adanya bantuan sinergi dari berbagai elemen masyarakat.” papar Indra.


Related Articles