E-Learning Menunjang Efektivitas Pembelajaran

Kulon Progo, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) IKIP PGRI Wates berkolaborasi dengan HIMA PGSD IKIP PGRI Wates menyelenggarakan Seminar Nasional PGSD dengan mengambil tema tema "E-learning: apa, mengapa, peluang, dan tantangan" pada Sabtu (5/5) di Aula IKIP PGRI Wates dan dihadiri 200 peserta. Tujuan diselenggarakan  Seminar Nasional adalah untuk memberikan pengetahuan tentang e-learning bagi mahasiswa, dosen, guru, dan masyarakat dan e-learning dapat menjadikan proses pembelajaran yang powerfull dalam menunjuang efektivitas pembelajaran.


Acara tersebut dibuka langsung oleh Wagiman selaku Rektor IKIP PGRI Wates, dalam sambutannya menyampaikan tentang upaya yang harus dilakukan untuk mengimbangi era digital agar tidak tertinggal. 
"Era digitalisasi global telah memasuki generasi keempat ditandai dengan percepatan perubahan diberbagai bidang tidak terkecuali pendidikan. Pendidikan digital telah menjadi suatu hal yang sangat dinamis sehingga fasilitas digital menjadi suatu kebutuhan yang primer. E-learning telah mengubah pola pembelajaran tradisional yang cenderung lambat, tersekat dan monoton kearah yang lebih cepat, flexibel, dan variatif." ujar Wagiman.


Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo menjadi salah satu narasumber dalam acara Seminar Nasional tersebut. Hasto menyampaiakan tentang Inovasi Pendidikan Karakter untuk Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas. 
"Dengan E-learning, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti perkembangan sistem yang mengarah kepada people always on atau semua harus online, serta mampu mencegah dampak negatif dari e-learning melalui pendidikan karakter." tandasnya.


Disisi lain, narasumber yang kedua Prof. Herman Dwi Surjono yang juga merupakan Kaprodi Teknologi Pendidikan Pasca Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyampaiakan tentang peluang dan tantangan diera digital,  empat syarat e-learning meliputi: Sarana dan prasarana (aplikasi atau sistem, infrastruktur dan fasilitas TI),  Sumber Daya Manusia (Dosen atau Guru, mahasiswa atau siawa, tutor atau asisten, ahli, teknisi), Konten (materi pembelajaran, aktivitas atau interaksi, strategi dan evaluasi), Support (penjaminan mutu dan tata kelola).
"Keuntungan e-learning adalah fleksibilitas, aksesbilitas, menghemat waktu dan biaya perjalanan, mudah di update, diskusi dan kolaborasi lebih mudah serta multimedia dapat mengoptimalkan pembelajaran," paparnya. 


Related Articles