Rangkaian HUT Sandi ke 72 Tahun 2018 DIY berakhir di Rumah Sandi

Dalam rangka memperingati HUT Sandi ke 72 Tahun 2018, Forum Komunikasi Sandi Daerah (FORKOMSANDA) Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya aksi sosial donor darah pada Rabu, 28/3 bertempat di museum Sandi, Jl. Faridan M. Noto Nomor 21 Kota Baru Yogyakarta. Berikutnya napak tilas sandi yang dilakukan pada malam hari sebelum puncak peringatan diikuti oleh personil sandi se-wilayah DIY, kalangan pelajar SLTA yang tergabung dalam gerakan Pramuka.

Acara puncak berupa upacara peringatan Hari Sandi pada Rabu, 4/4 di rumah Sandi dusun Dukuh, Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo yang dilanjutkan sarasehan. Hadir dalam acara tersebut, Kepala Biro Umum Humas dan Protokol Setda Pemda DIY Haryanto, S.H, Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo Drs. Rudiyatno, M.M, koordinator Museum Sandi Yogyakarta, Setyo Adi Bawono, S.ST, dan Muspika Samigaluh, personil sandi se-Provinsi DIY serta partisipan Unit Teknis Persandian dari Sukoharjo, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya Haryanto, S.H., selaku inspektur upacara mengatakan esensi peringatan HUT Persandian adalah untuk memperteguh nilai-nilai etos sandi sebagai sistem nilai bagi para sandiman. "Nilai patriotisme memiliki arti semangat bela negara, memiliki kompetensi di bidang keamanan informasi atau keamanan siber, tidak memiliki arti bila penerapannya tidak dalam kerangka kepentingan bangsa dan negara, maka semangat itu yang harus kita terapkan dalam pengabdian bidang keamanan siber" ujarnya. Untuk menunjang tugas tersebut, seluruh komunitas persandian diminta agar selalu meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan etika dalam melaksanakan tugas, serta mampu memposisikan diri sebagai agen perubahan untuk menciptakan kesadaran keamanan informasi atau keamanan siber.
Sedangkan Drs. Rudiyatno, M.M., menyambut baik atas terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dan upaya untuk mendukung tugas pelayanan persandian yang berkualitas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan informasi ditengah kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat. Bertindak sebagai narasumber sarasehan yakni Sarjoko, yang menjelaskan tentang sejarah perjalanan museum sandi di Yogyakarta dan narasumber kedua yakni Suwarjo, mantan pegawai Unit Teknis Persandian Yogyakarta dengan materi tentang sejarah terbentuknya monumen rumah sandi di dusun Dukuh Purwoharjo.
Acara diakhiri dengan ramah tamah di rumah sandi yang terletak di dukuh Dukuh, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo.

 


Related Articles