Wakil Bupati Kulon Progo : HASIL BESAR MELALUI PROSES PANJANG DARI YANG KECIL

 

Wakil Bupati Kulon Progo :

HASIL BESAR MELALUI PROSES PANJANG DARI YANG  KECIL

                Setiap orang yang ingin sukses harus menyadari bahwa suatu usaha tidak akan langsung menghasilkan yang besar,  namun melalui proses yang panjang, diawali dari yang kecil.  Proses dari kecil ke besar kadang memakan waktu yang lama dan melelahkan. Namun proses ini harus dilalui jika seseorang ingin menjadi besar dan sukses. Proses yang panjang dari kecil menjadi besar kadang tidak difahami  para pemula,  ia menginginkan usahanya langsung besar dan mendapatkan hasil yang besar pula.  Pada awal usaha mendapat hasil kecil langsung kecewa dan patah semangat. Patah semangat seperti itu harus dihindari, namun sebaliknya harus terus semangat dengan upaya yang maksimal. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutejo, pada acara Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan II di UPTD Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulon Progo, Rabu ( 4/4).

            Dalam kesempatan ini Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa konsumen menuntut pelayanan yang baik. Jika kita sebagai pekerja,  konsumen pekerja adalah yang memperkerjakan pekerja, dalam hal ini maka kita sebagai pekerja harus meningkatkan kemampuan kerja agar hasil pekerjaan memuaskan pemberi kerja. Sedangkan jika kita sebagai pengusaha penghasil barang atau jasa, maka konsumen adalah pemakai barang atau jasa yang kita hasilkan, kita harus meningkatkan kualitas barang atau jasa yang kita jual. "Saya berharap dalam mengikuti pelatihan ini didasari semangat dan mau merubah pola pikir untuk mengambil kesempatan dan peluang, jangan biarkan peluang pergi begitu saja," ujarnya.  

            Sementara itu, Kepala Balai Latihan Kerja Surakarta, Wiwid Widiyanta, SPd., M.M, dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini kelemahan generasi kita adalah pada soft skill, bukan di hardskill nya. Untuk itulah, maka pada saat ini BLK selain meningkatkan hard skill juga meningkatkan soft skillnya, dengan mengandeng  Kodim 0731 Kulon Progo agar membantu meningkatkan soft skill para peserta pelatihan kerja, terutama aspek disiplin, sikap dan  perilaku kerja. Beliau juga memberikan apresiasi kepada Pemeritah Kabupaten Kulon Progo yang telah menyiapkan berbagai pelatihan dalam rangka menyongsong peluang dan kesempatan kerja dengan dibangunnya bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo.

            Dalam laporannya, Sri Sulanjari, S.IP., selaku Kepala UPTD BLK Kulon Progo menyampaikan bahwa pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi SDM tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar melalui kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetesi yang diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan  serta dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pelatihan bersifat gratis bersumber dari dana APBD/APBN diikuti 192  peserta, 190 orang berasal dari seluruh wilayah kecamatan di Kulon Progo, sedangkan masing - masing 1 orang berasal dari Kecamatan Bagelen dan kecamatan Purwodadi,  Purworejo. Adapun  basis kompetensi angkatan II yang dibuka ada 12 paket, masing-masing paket terdiri dari 16 peserta, meliputi mekanik yunior mobil, mekanik yunior sepeda motor, design grafis, teknisi pendingin, telepon seluler, teknik border, las, menjahit pakaian dasar, bahasa Inggris dan pengolahan hasil pertanian.

 

 

           

            

 

 


Related Articles