PASAR TAKJIL RAMADHAN DAN GERAKAN STABILISASI PANGAN

Sebanyak 31 pedagang berpartisipasi dalam Pasar Takjil Ramadhan yang diselenggarakan oleh Bank Pasar Kulon Progo. Jumlah pedagang tahun ini sengaja dikurangi, agar Stan lebih tertata dan pengkodisian acara lebih maksimal.

Pasar Takjil Ramadhan dibuka Senin ( 29/5) oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo yang dimeriahkan dengan pentas seni, penampilan tari Rodat dan Tari Badui. Selain Banka Pasar  Pasar Takjil Ramadhan didukung oleh PT SAK, Perumda Aneka Usaha, Dinas Perdagangan dan segenap SKPD.

 Direktur Bank Pasar Kulon Progo Joko Purnomo mengatakan Pasar Takjil Ramadhan sebagai wahana bagi pedagang dan pembeli yang sama-sama membutuhkan kudapan untuk berbuka puasa, selain itu juga sebagai tempat bertemunya pedagang dan pembeli untuk sirkulasi keuangan masyarakat Kulon Progo yang baik, sarana rekreasi murah meriah sembari menunggu waktu berbuka dan sekaligus untuk mendukung program Bela Beli Kulon Progo.

"Pasar Takjil Ramadhan diselenggarakan dari tanggal 27 Mei sampai sengan 18 Juni 2017 berlokasi di Utara Alun-Alun Wates tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo,"terang Joko.

Sementara Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo mengatakan Pasar Takjil Ramadhan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa bagi masyarakat yang berupa makanan dan minuman yang diproduksi oleh  perajin dan pedagang di Kulon Progo.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Gerakan Stabilisasi Pangan kerjasama Dinas Perdagangan dan Perum Bulog Divre DIY dengan menjual jenis komoditas pangan, dengan harapan tidak ada spekulan yang memainkan harga, memainkan stok, atau bahkan menimbun bahan pangan.

Demi menunjang Gerakan Stabilisasi Harga, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Perdagangan bekerja sama dengan PT Persero Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) melakukan Operasi Pasar setiap minggu pada hari Kamis di empat titik Pasar Rakyat. Kegiatan tersebut akan terus dilakukan hingga menjelang lebaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal ketersedian stok pangan, pengendalian harga serta menekan inflasi. Harapannya masyarakat Kulon Progo dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

 

 

 


Related Articles