PENTAS TEATER DI TMII JAKARTA

 

 

            Group teater Kulon Progo yang berjumlah 38 seniman sukses menampilkan atraksinya pada Pergelaran Teater Tradisi Daerah gaya Yogyakarta, di Anjungan Yogyakarta Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (21/5).

            Pentas yang melipatkan tiga Kabupaten/kota yakni Sleman dan Kota Yogyakarta ini, dari Kulon Progo menampilkan judul Lir Gumanti Sang Senopati. Menurut Kadinas Kebudayaan Kulon Progo Drs.Untung Waluyo, pentas seni Teater baru pertama kalinya digelar di TMII, yang diharapkan melalui pergelaran ini menjadi sarana memperkenalkan ragam budaya Yogyakarta, karena seni teater belum populer seperti seni yang lainnya.

            Sementara Kepala Bidang Seni Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan Kulon Progo Drs.R.Yudono Hidriatmoko menjelaskan teater yang di bawakan oleh seniman muda yang rata-rata masih sekolah di SLTA dan semua dari Kulon Progo yang berada di bawah Group teater bengkel seni Alugara ini menceritakan sepak terjang pahlawan nasional Kulon Progo Nyi Ageng Serang dengan mengambil nama asli Kustiah dalam cerita tersebut. Bagaimana mengalami penderitaan dalam perjuangan melawan penjajah Belanda.

            "Seorang pahlawan dan pejuang yang membuka jalan kemerdekaan dan  darma (kebenaran) selalu dekat dengan sengsara dan penderitaan. Sebab mereka tidak berfikir untuk dirinya sendiri tetapi berpikir untuk kedamaian masa depan dan kebahagiaan generasi berikutnya, itu yang digambarkan dalam teater ini,"terang Yudono.

            Teater yang berlangsung sekitar satu jam yang disutradarai Rendy Setyawan, Penata Tari M Shodiq Sudarti, Penata Iringan Ichwan Januar S, Penata Rias/busana Nuris Achi DJ dan Penata Artistik Herlambang, mampu menyedot penonton yang setiap akhir pekan selalu memenuhi TMII. Tidak terkecuali warga Kulon Progo yang ada di Jakarta dan sekitarnya, seperti warga asal Kalirejo Kokap yang tergabung dalam Gendhis Abride.          

 

 


Related Articles