Persandian Terdepan Perangi Pengaruh Negatif Medsos Bagi Generasi Muda

Persandian negara melalui Lembaga Sandi Negara (LSN) dan Forum Komunikasi Sandi Daerah (FORKOMSANDA) diharapkan bisa menjadi yang terdepan dalam rangka memerangi pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh berkembangnya teknologi informasi khususnya media sosial (medsos) di kalangan generasi muda. Karena pada saat ini, pengaruh negatif yang timbul oleh informasi medsos sering menyebabkan generasi muda menjadi salah arah bahkan merusak masa depan mereka. Pengaruh tersebut seperti, kecenderungan melakukan tindak kekerasan, kecenderungan pola hidup malas dan tidak produktif, penurunan prestasi anak sampai pada mengikisnya nilai-nilai moral pada anak.
Demikian dikatakan PJ Bupati Kulon Progo Ir. Budi Antono, Msi yang dibacakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo Drs. R. Agus Santosa,MA Selasa (4/4), dalam acara Sarasehan HUT Persandian Ke-71 di Aula Adikarto komplek Gedung Kaca Pemkab Kulon Progo. Acara sarasehan tersebut dihadiri oleh Guru-guru SMA/SMK se-Kulon Progo sejumlah 100 orang dengan menghadirkan narasumber yaitu, Lukman Nul Hadi, SE, MM dari Lembaga Sandi Negara dan Sunardi, AS sebagai salah seorang tokoh persandian di Kabupaten Kulon Progo.
Selanjutnya, dalam sambutannya PJ Bupati menyampaikan pentingnya peranan persandian dalam menyelamatkan generasi muda ini. Karena banyaknya hal negatif yang saat ini dapat diakses dengan mudah melalui medsos. "Melalui peran persandian tentunya kita bisa membatasi data-data yang sifatnya negatif namun bisa dishare atau diakses langsung masyarakat melalui medsos," katanya.
Di sisi lain, untuk menangkal informasi yang bersifat negatif melalui medsos dikalangan generasi muda dapat dilakukan juga melalui pendekatan persuasif melalui pembelajaran di sekolah. Untuk itu, sekolah- sekolah juga harus bijaksana dalam menyikapi perkembangan informasi yang bersifat negatif melalui medsos ini. "Karena sekolah juga bisa menjadi media yang tepat untuk memberikan pemahaman nilai-nilai yang baik kepada generasi muda sehingga mereka bisa secara tepat menyikapi perkembangan teknologi informasi," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Forkomsanda DIY yang diwakili oleh Kabag Pelayanan Biro Umum dan Protokol Provinsi DIY Sarjudi, SH mengatakan bahwa selain sarasehan bagi para guru SMA/SMK, untuk memperingati HUT ke 71 Persandian RI, Forkomsanda telah melakukan beberapa kegitan baik yang bersifat sosial maupun kelembagaan. Kegiatan tersebut diantarannya, Penanaman magrove di Tirtohargo, Kretek, Bantul, Apel anggota sandi, Lomba tenis maupun napak tilas persandian.


Related Articles