DINAS NAKERTRANS BUKA PENDAFTARAN PELATIHAN KEBANDARADARAAN

Rabu, 13 Juni 2018 19:12:35 - Oleh : mediacenter

Pemkab Kulon Progo melaui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo berupaya menyelenggarakan berbagai pelatihan baik melalui UPT BLK (Balai Latihan Kerja) maupun melalui Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja. Sejak tahun 2016 telah melakukan pelatihan untuk warga terdampak, dilanjutkan tahun 2017 memberikan beasiswa sekolah bagi 20 anak jurusan Ground Handling di STTKD (Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan), Tahun 2018 memberikan beasiswa pelatihan AVSEC bagi 20 anak di STPI (Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia) Curug dan melakukan berbagai pelatihan di UPT BLK (untuk 1440 orang) meliputi pelatihan Kebandarudaraan (untuk kebutuhan PT AP1 maupun di luar PT AP1) dan Pelatihan Non Kebandarudaraan dengan jumlah keseluruhan pelatihan sebanyak 90 paket. Jumlah Pelatihan tersebut akan ditambah pada tahun 2019 yang akan datang.


Dinas Nakertrans Kabupaten Kulon Progo membuka pendaftaran pelatihan kebandaraan. Pendaftaran Pelatihan dibuka pada setiap hari kerja (Senin – Kamis jam 08.00 – 15.00 Wib dan Jumat jam 08.00 – 13.00 Wib) di UPT BLK Kulon Progo, Jalan Wates-Purworejo km 2, Wates, Telpon (0274) 773306. Pendaftaran ditutup tanggal 29 Juni 2018. Pelatihan tersebut meliputi AVSEC (Aviation Security), Ticketing dan Reservasi, Cargo Staff, Ground Staf, dan  Airline Staf akan dimulai hari Selasa 18 Juli 2018. Test tertulis 2-6 Juli, Pengumuman test tertulis 7 Juli, Test Wawancara dan fisik 9-10 Juli, Pengumuman peserta yang lolos 11 Juli 2018.


Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Kulon Progo Eko Wisnu Wardana menyampaikan bahwa pendaftaran pelatihan tidak dipungut biaya, serta disediakan Beasiswa Pelatihan, dan On The Job Training untuk pelatihan tertentu. Peningkatan Pembangunan dan Investasi di Kabupaten Kulon Progo diantaranya dengan Program Strategis (Pembangunan Bandara Baru NYIA, Kawasan Industri, Pelabuhan Tanjung Adikarto dan Bedah Menoreh).


“Program yang ada membutuhkan kesiapan warga masyarakat terutama lulusan SMA/SMK/MA serta PT untuk dapat meningkatkan kompetensinya menyesuaikan dengan kebutuhan para pelaku usaha, perusahaan maupun instansi yang akan melaksanakan kegiatan dan investasi di Kabupaten Kulon Progo.” ujarnya.


Eko Wisnu menambahkan “selama ini, warga masyarakat selalu mengatakan, warga lokal, mohon menjadi priorita. Pemkab Kulon Progo sepakat, namun “atas nama lokal” tersebut perlu dibekali dan “dipersenjatai” dengan lokal yang mempunyai karakter, mempunyai ketrampilan, mempunyai sertifikat, mempunyai lisensi dan pengalaman kerja.” katanya.

  

Ketentuan dan Persyaratan secara lengkap dapat dilihat di Website : www.nakertrans.kulonprogokab.go.id

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak