Soft Opening Taman Budaya Kulon Progo oleh Gubernur DIY

Selasa, 13 Maret 2018 06:55:53 - Oleh : media center

SOP Pelayanan Sengketa Informasi

SOP Pelayanan Aduan

SOP PELAYANAN INFORMASI

LAPORAN INFORMASI PUBLIK (PPID) Tahun 2018

Kebijakan Peraturan/Regulasi/Kebijakan Bidang APTIKA Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo

Pemda Kabupaten Kulon Progo mengadakan Soft Opening Taman Budaya Kulon Kulon Progo (TBK). Taman yang mulai dikerjakan sejak tahun 2014 tersebut telah selesai dibangun dan menghabiskan dana sekitar 44 milyar. Acara Soft Opening TBK secara langsung dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dihadiri oleh Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, Kepala DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati, Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo, Kapala Dinas Kebudayaan Kulon Progo Untung Waluya diikuti oleh kepala OPD di lingkungan Kulon Progo, Dewan Kebudayaan serta Budayawan di Kulon Progo. Bertempat di Taman Budaya Kulon Progo, Pengasih.  Senin, (13/3).


Dalam sambutannya, Gubernur DIY berharap agar TBK dapat berfungsi dengan baik, hal tersebut dikarenakan dalam pembangunan TBK telah menghabiskan dana yang tidak sedikit maka harus difungsikan secara maksimal. Aktivitas-aktivitas yang ada di Kabupaten Kulon Progo contohnya pertunjukan seni, drama serta kegiatan lain dapat digelar di TBK.


“Pemda dan masyarakat harus mampu mengambil manfaat atas pembangunan TBK untuk kemudian dapat melestarikan serta mengembangkan kebudayaan yang ada di Kulon Progo, mampu menarik wisatawan untuk berkunjung di Kulon Progo. Ke depan pertunjukan yang diselenggarakan di TBK jangan hanya yang gratis – gratis saja namun dikemas untuk pertunjukan yang tidak biasa, bayar tidak masalah, gedung mau disewakan juga tidak masalah yang terpenting dapat memberikan tambahan pemasukan untuk Kabupaten Kulon Progo.” Tambah Sri Sultan Hamengkubuwono X

 

Sementara itu senada dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa fungsi dari TBK adalah untuk melestarikan serta mengembangkan kebudayaan yang ada di Kulon Progo, menciptakan hal – hal yang baru seperti adanya senam angguk, tari – tari modern, sendratari Sugriwo Subali. Dinas Kebudayaan harus terus berkarya bukan hanya sekedar bekerja.  Dalam pembangunannya Gedung TBK dibangun menggunakan dana keistimewaan (danais) dengan menyewa tanah kas desa Pengasih seluas 4,6 hektar.

 

Peresmian Soft Opening Taman Budaya secara simbolik ditandai dengan penanaman pohon sawo kecik oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan  Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di depan pendopo TBK.  Gubernur DIY turut meninjau bangunan TBK meliputi Ruang Teater, Joglo pertunjukan serta maket TBK.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak