Pelantikan DPC PERSAGI Kulon Progo dan Seminar Peringatan Hari Gizi Nasional ke-58

Senin, 12 Februari 2018 10:39:56 - Oleh : media center

SOP Pelayanan Sengketa Informasi

SOP Pelayanan Aduan

SOP PELAYANAN INFORMASI

LAPORAN INFORMASI PUBLIK (PPID) Tahun 2018

Kebijakan Peraturan/Regulasi/Kebijakan Bidang APTIKA Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo

DPC Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan seminar dalam rangka hari giza nasional ke-58. Acara tersebut mengambil tema selamatkan generasi dari stunting dan dihadiri 350 peserta terdiri ahli gizi dari berbagai rumah sakit, puskesmas, dinas kesehatan,  pemerhati gizi, mahasiswa, dosen serta kader kesehatan. Bertempat di ruang Adikarta komplek Pemda. Sabtu, (9/2).

Bambang Harjanto selaku kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa berdasarkan data yang diadopsi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kabupaten Kulon Progo menempati urutan ke-43 Lokus 100 Kabupaten/Kota utama untuk Intervensi Stunting. Prevalensi stunting di Kabupaten Kulon Progo tahun 2016 sebesar 16,26% dengan jumlah balita stunting sekitar 3386 balita. Jumlah balita stunted di 10 desa Lokus penanggulangan stunting pada tahun 2017 yang paling tinggi angkanya adalah Puskesmas Pengasih 2, Desa Karangsari berjumlah 132 stunted dari 545 jumlah balita yang diukur sebesar 24,22 % dibandingkan dengan 9 Desa lain di Kabupaten Kulon Progo. Namun demikian bukan berarti Kabupaten Kulon progo enjadi wilayah yang stuntingnya tinggi, hanya saja komitmen pemerintah terhadap kesehatan masyarakat inilah yang tinggi.

Ada dua agenda penting yakni pelantikan DPC PERSAGI Kabupaten Kulon Progo yang dilantik secara langsung oleh Sri Hartati selaku ketua DPD PERSAGI DIY. Ketua DPC PERSAGI Kulon Progo terpilih adalah Sri Handayani yang kemudian akan menjabat sampai tahun 2022. Dilanjutkan Seminar Peringatan Hari Gizi Nasional ke- 58. Ada 3 narasumber yakni Madarina Julia Kepala Depatemen Ilmu Kesehatan Anak FK. UGM menyampaikan masalah stunting di Indonesia dan penanganannya, Siti Helmiyani Ketua Prodi S1 Gizi Kesehatan, FK. UGM menyampaikan Aspek gizi untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, Nurul Laily Hidayati, Penulis dan Pengelola Program Gizi Dinas Kesehatan Kulon Progo menyampaikan Tips menulis Buku gizi.

Sri Handayani selaku ketua DPC PERSAGI sekaligus ketua panitia acara seminar menyampaikan tujuan diadakannya seminar peringatan hari gizi nasional ke-58 adalah untuk meningkatkan kompetensi ahli gizi serta meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan sebagai upaya untuk meningkatkan kontribusi organisasi PERSAGI dalam mengentaskan stunting.

 

“Seribu Hari pertam kehidupan seorang anak merupakan masa kritis yang menentukan masa depannya dan pada masa tersebut anak-anak bisa mengalami gangguan pertumbuhan yang serius, mengarah kepada stunting. Sehingga sebagai orangtua harus mampu untuk memperhatikan tumbuh kembang anak secara maksimal terlebih pada asupan gizinya.” Tambah Sri Handayani.

« Kembali | Kirim | Versi cetak