Seminar dan Lokakarya Sejarah Lokal Kulon Progo

Senin, 13 November 2017 10:04:11 - Oleh : Media Center

Kontes Kambing Peranakan Etawa dan Sapi Putih

Kemenko Polhukam RI Kunjungi Pemkab Kulon Progo

KADES BANJARSARI KUKUHKAN KIM SUMBER WARAS

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo adakan Edukasi UMKM Go Online

Workshop Kewirausahaan di Selenggarakan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Wates

Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang DIY bekerja sama dengan Pemda Kulon Progo serta Direktorat Sejarah Ditjenbud Kemendikbud RI mengadakan kegiatan Seminar dan Lokakarya Sejarah Kulon Progo, bertempat di Ruang Adikarta, Gedung Kaca Pemda Kabupaten Kulon Progo (11/11/17). Kegiatan tersebut bertujuan sebagai upaya pengembangan dan pengayaan potensi sosial, budaya dan ekonomi daerah Kulon Progo. Seminar dan Lokakarya dengan tema Peran sejarah Lokal dalam Memberdayakan Potensi Wilayah dan Kemandirian Masyarakat dengan Spirit Keistimewaan Yogyakarta Menuju Kulon Progo Binangun dihadiri 116 peserta terdiri dari akademisi, budayawan, dan guru-guru yang tergabung dalam MGMP Sejarah se-DIY.

Keynote Speaker dalam kegiatan seminar dan lokakarya adalah Bupati kulon Progo yang dalam hal ini di wakili oleh Bapak Untung Waluyo  selaku Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo membahas Potensi dan Pengembangan Sosial, Budaya dan Ekonomi Kabupaten Kulon Progo. The Jewel of Java merupakan branding dari Kabupaten Kulon Progo yang memiliki visi untuk mewujudkan Kulon Progo sebagai permata dari Pulau Jawa dengan segala potensi-potensi yang ada di Kulon Progo. Potensi yang ada di kulon Progo anatara lain Gula semut, Kopi menoreh, kesenian Lengger Tapeng, Saparan Kalibuko, Sendratari Sugriwo Subali, Acara adat Nggrumbregi. (papar Untung  Waluyo).

Ada dua narasumber yang mengisi Seminar Sejarah Lokal yaitu pertama Dra. Triana Wulandari, M.Si. selaku Direktur Sejarah Ditenbud Kemdikbud RI menyampaikan tentang masyarakat dan kebudayaan lokal dalam tantangan global, kedua Prof. Dr. Djoko Surya selaku Guru Besar UGM dan UPY yang menyampaikan peran penulisan Sejarah lokal untuk pengembangan Pariwisata Kulon Progo. Sedangkan dalam kegiatan lokakarya sejarah lokal, narasumbernya adalah Prof. Dr. Dudung Abdurahman, M.Hum selaku guru besar Sejarah UIN menyampaikan pengembangan potensi sosial, budaya dan ekonomi Kabupaten Kulon Progo berbasis sejarah lokal.

Dra. Triana Wulandari, M.Si. menyampaikan untuk memajukan sebuah wilayah kita perlu berkiblat ke masa lalu. Ada potensi-potensi apa dari kejayaan masa lalu yang dapat digali lagi di kemas lagi contohnya tentang nilai-nilai budaya yang pernah hidup disini, kesenian tradisional, kuliner, berbagai potensi perlu di gali lagi. Saya kira Kulon Progo saatnya untuk tampil, yang selama ini masih malu-malu saya harapkan menjadi kabupaten yang bisa menjukan kepada nasional bahkan dunia dengan kekuatan potensi dan kekayaan nilai-nilai budaya yang ada di kulon Progo.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak